<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5597446061339252340</id><updated>2011-07-31T13:16:12.014+07:00</updated><category term='lamaran'/><category term='menolak'/><category term='menikah'/><category term='ngabuburit'/><category term='menerima'/><title type='text'>it's LOVE - - - - our blove story</title><subtitle type='html'>It's our official blove (blogger love) story.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://itsblove.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5597446061339252340/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://itsblove.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Cgy n Ddy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12990039080465338593</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_vk1879crH_Y/TG3rMclnYeI/AAAAAAAAAAk/bzSKwDql2hA/S220/022.png'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5597446061339252340.post-2829919629315384802</id><published>2010-09-29T18:46:00.002+07:00</published><updated>2010-09-29T18:57:53.066+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lamaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menolak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menerima'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menikah'/><title type='text'>Wanita Bebas Menentukan Siapa Suaminya Nanti</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.murphyjewellers.com/content_files/murphys/cat_wedding.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://www.murphyjewellers.com/content_files/murphys/cat_wedding.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Mencarikan pasangan hidup yang sesuai memang kewajiban orang tua. Namun bukan berarti&lt;a href="http://www.katir.co.cc/2010/02/kehidupan-adalah-cinta-dan-ibadah.html"&gt; wanita wajib tunduk terhadap pilihan orang tua&lt;/a&gt;. Apalagi jika tidak ada kecenderungan dalam hati wanita itu pada laki-laki yang meminangnya. Di mata Islam, &lt;a href="http://www.katir.co.cc/2010/01/pintu-perbuatan-adalah-niat.html"&gt;perawan maupun janda mempunyai kebebasan mutlak&lt;/a&gt;  dalam menerima dan menolak lamaran atau pinangan seseorang, tidak ada  hak bagi para orang tua atau wali untuk memaksakan kehendaknya.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, &lt;a href="http://www.katir.co.cc/2010/01/sebuah-perjalanan.html"&gt;dalam mengarungi bahtera rumah tangga&lt;/a&gt;,  tidak akan mungkin tegak dengan sempurna dan bahagia tanpa ada gairah,  adanya cinta kasih dan ketentraman, sebagai mana Firman Allah swt.dalam  sura Ar-Rum ayat 21 yang artinya :&lt;br /&gt;"Dan di antara tanda-tanda  kekuasaan-Nya ialah, Dia menciptakan untuk kamu istri-istri dari jenismu  sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram terhadapnya…"&lt;br /&gt;(Su rat Ar-Rum : 21)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.katir.co.cc/2010/01/perjalanan-manusia-menuju-akhirat.html"&gt;Agama Islam memberikan kebebasan penuh kepada kaum wanita&lt;/a&gt; dalam memilih suami. Tentunya yang dimaksud disini adalah suami yang paling shalih.&lt;br /&gt;Ketika  ia dilamar, pihak ayah dan kaum kerabatnya harus menyelidiki dan  mengkaji keadaan sang pelamar secara menyeluruh. Berdasarkan informasi  yang diberikan ayah serta kerabatnya itulah, ia dapat mengambil  keputusan akhir yang bersifat objektif&lt;br /&gt;Wanita berhak memilih siapa  saja yang patut menjadi imam bagi kehidupanya kelak. Sehingga wanita  harus benar-benar memilih seorang yang bisa memimpin dan sekaligus  membimbing serta mengayomi di kehidupan kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ibnu Buraidah  dari ayahnya dia berkata: Seorang gadis datang kepada Nabi Saw.  Kemudian ia berkata: Sesungguhnya ayahku menikahkan aku dengan putra  saudaranya untuk mengangkat derajatnya melalui aku. Maka Nabipun  menyerahkan keputusan itu pada gadis tersebut. Maka gadis itu berkata:  Aku telah mengizinkan apa yang dilakukan ayahku, akan tetapi aku hanya  ingin agar para wanita tahu bahwa para ayah tidak punya hak dalam urusan  ini. (H.R.Ibnu Majah dan An-Nasa’i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dari hadist diatas bisa disimpulkan bahwa seorang a&lt;a href="http://www.katir.co.cc/2010/06/pacaran-menurut-islam-tahap-penjajakan.html"&gt;yahpun tidak berhak untuk memaksa seorang anak&lt;/a&gt;  untuk melakukan pernikahan tanpa harus melalui persetujuan sang anak.  Karena yang akan mengarungi perjalanan kehidupan rumah tangga bukan dari  orang tua melainkan anak tersebut. Jadi yang boleh menentukan pilihan  pasangan hidup adalah anak yang bersangkutan tanpa mengesampingkan  usulan-usulan atau masukan-masukan dari &lt;a href="http://www.katir.co.cc/2010/01/penyakit-hati.html"&gt;orang-orang yang sangat terpercaya&lt;/a&gt; dalam hal ini orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi alangkah indahnya jika sang &lt;a href="http://www.katir.co.cc/2010/03/macam-macam-nafsu-dan-tingkatan-pada.html"&gt;wanita dapat memilih pasangan hidupnya&lt;/a&gt; sekaligus menjadi imamnya dengan orang yang dicintainya tanpa mengesampingkan restu orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ini juga menunjukkan bahwa  &lt;a href="http://www.katir.co.cc/2010/04/tidak-ada-yang-lebih-bermakna-selain.html"&gt;Islam adalah agama yang syumul&lt;/a&gt;  (universal). Agama yang mencakup semua sisi kehidupan. Tidak ada suatu  masalah pun, dalam kehidupan ini yang tidak dijelaskan. Dan tidak ada  satu pun masalah yang tidak disentuh nilai Islam, walau masalah tersebut  nampak kecil dan sepele. Termasuk memberi kebebasan &lt;a href="http://www.katir.co.cc/2010/04/ibu-sekolah-pertama-bagi-anak.html"&gt;wanita untuk menentukan pasangan hidupnya&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.katir.co.cc/2010/06/wanita-bebas-menentukan-pilihan-calon.html"&gt;katir.co.cc &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5597446061339252340-2829919629315384802?l=itsblove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://itsblove.blogspot.com/feeds/2829919629315384802/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5597446061339252340&amp;postID=2829919629315384802&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5597446061339252340/posts/default/2829919629315384802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5597446061339252340/posts/default/2829919629315384802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://itsblove.blogspot.com/2010/09/wanita-bebas-menentukan-suaminya.html' title='Wanita Bebas Menentukan Siapa Suaminya Nanti'/><author><name>Cgy n Ddy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12990039080465338593</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_vk1879crH_Y/TG3rMclnYeI/AAAAAAAAAAk/bzSKwDql2hA/S220/022.png'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5597446061339252340.post-2131800886260031997</id><published>2010-09-01T15:42:00.000+07:00</published><updated>2010-09-01T15:42:54.209+07:00</updated><title type='text'>Pilih Mana, Pria Lebih Muda Atau Tua?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://images.detik.com/content/2010/09/01/852/93203418_edit.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://images.detik.com/content/2010/09/01/852/93203418_edit.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Belakangan pria muda menjadi pilihan beberapa wanita dengan  berbagai kelebihan, namun pria yang lebih tua cenderung lebih  berpengalaman. Hal ini tentu cukup membingungkan bagi Anda untuk  menentukan pilihan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ketahuilah kelebihan dan kekurangan pria yang  lebih muda dan yang lebih tua. Berikut ini kelebihan dan kekurangan  memilih pria yang lebih muda dengan pria yang lebih tua.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;1. Pria  yang lebih muda cenderung lebih mengetahui bagaimana membuat wanita  senang dan tertawa. Sedangkan pria yang lebih tua cenderung mengetahui  cara memperlakukan wanita dengan baik.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;2. Pria yang lebih muda  jarang yang memikirkan hubungan hingga ke pernikahan. Sedangkan pria  yang lebih tua, menginginkan hubungan yang jauh lebih serius dari  sekedar pacaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;3. Untuk urusan ranjang, pria yang lebih muda  cenderung memiliki gairah yang lebih tinggi. Sedangkan pria yang lebih  tua cenderung lebih mahir.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;4. Pria yang lebih muda belum  memikirkan tabungan untuk masa depan. Sedangkan kebanyakan pria yang  lebih tua sudah mempersiapkan tabungan untuk hari tuanya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;5. Pria  yang lebih muda lebih mengetahui perkembangan fashion sehingga lebih  bergaya meskipun terkadang gayanya 'terlalu muda'. Sedangkan gaya  berpakaian pria yang lebih tua cenderung membosankan namun terlihat  lebih rapi.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dari lima spesifikasi pria yang lebih muda dan tua di  atas, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Dengan begitu,  Anda bisa memilih pria mana yang sekiranya lebih cocok dengan Anda.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;                        &lt;b style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; (af1/af1)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sumeber : &lt;a href="http://www.wolipop.com/read/2010/09/01/121435/1432643/852/pilih-mana-pria-lebih-muda-atau-tua"&gt;wolipop.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5597446061339252340-2131800886260031997?l=itsblove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://itsblove.blogspot.com/feeds/2131800886260031997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5597446061339252340&amp;postID=2131800886260031997&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5597446061339252340/posts/default/2131800886260031997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5597446061339252340/posts/default/2131800886260031997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://itsblove.blogspot.com/2010/09/pilih-mana-pria-lebih-muda-atau-tua.html' title='Pilih Mana, Pria Lebih Muda Atau Tua?'/><author><name>Cgy n Ddy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12990039080465338593</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_vk1879crH_Y/TG3rMclnYeI/AAAAAAAAAAk/bzSKwDql2hA/S220/022.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5597446061339252340.post-7197254613534443360</id><published>2010-09-01T09:12:00.001+07:00</published><updated>2010-09-01T09:17:48.500+07:00</updated><title type='text'>Rokok Bisa Perpendek Penis</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.metrotvnews.com/image.php?image=bank_images/actual/27555.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="140" src="http://www.metrotvnews.com/image.php?image=bank_images/actual/27555.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Rokok tak hanya menjadi penyebab penyakit jantung, gangguan hati, stroke   dan kanker paru-paru, namun juga dapat memicu terjadinya disfungsi   ereksi hingga memperpendek ukuran penis. Nah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Temuan ini  berdasarkan hasil studi yang telah dilakukan oleh peneliti  dari Boston  University School of Medicine terhadap 200 partisipan pria  perokok. Dari  hasil penelitian, rata-rata perokok mengalami pemendekan  penis sebesar 1  cm.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;"Ini merupakan penelitian terbesar yang pernah ada tentang  rokok yang  terkait dengan sensitivitas seks," ujar Dr Pedram Salimpour,  salah  seorang peneliti, seperti dilansir dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Guardian,&lt;/span&gt; Jumat (27/8).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Menurut  Dr Salimpour, pengaruh negatif rokok pada penis sama halnya  dengan  pengaruh rokok pada hati. Ini merupakan kerusakan pembuluh  darah, yang  membuat aliran darah terhambat.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Semua ini dipengaruhi efek  elastin, yaitu protein jaringan ikat yang  elastis dan memungkinkan  jaringan dalam tubuh untuk kembali ke bentuk  semula setelah mengalami  peregangan atau kontraksi. Dalam hal ini,  elastin mempengaruhi kemampuan  ereksi penis.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Dr Salimpour menjelaskan, elastin seperti karet  yang bisa meregang.  Inilah yang terjadi pada penis sebagai akibat adanya  peningkatan aliran  darah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Merokok dapat merusak kemampuan tubuh  untuk melakukan hal tersebut,  sehingga bisa mempengaruhi ukuran penis  dan kemampuan ereksi. Tapi  peneliti belum bisa menentukan berapa banyak  rokok yang bisa merusak  elastin dan memperpendek ukuran penis.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;"Hal  ini masih memerlukan studi lebih lanjut, tapi tampaknya bahaya  rokok  lebih rentan terhadap penis ketimbang hati," jelas Dr Salimpour.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Menurutnya,  hal ini disebabkan karena pembuluh darah yang ada di penis  jauh lebih  kecil daripada pembuluh darah di hati. Pembuluh darah yang  ada di hati  berukuran 1,5 mm, sedangkan pembuluh darah penis 1 mm lebih  kecil atau  tepatnya berukuran 0,5 mm.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Tak hanya perokok aktif, Dr Salimpour  juga menjelaskan bahwa ada  kemungkinan bahwa hal yang sama juga bisa  terjadi pada para perokok  pasif. Tapi hal tersebut masih membutuhkan  studi lebih lanjut.   (go4/ICH)&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Sumber :&lt;a href="http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/polkam/2010/08/30/27555/Rokok-Bisa-Perpendek-Penis"&gt;metrotvnews.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5597446061339252340-7197254613534443360?l=itsblove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://itsblove.blogspot.com/feeds/7197254613534443360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5597446061339252340&amp;postID=7197254613534443360&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5597446061339252340/posts/default/7197254613534443360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5597446061339252340/posts/default/7197254613534443360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://itsblove.blogspot.com/2010/09/rokok-bisa-perpendek-penis.html' title='Rokok Bisa Perpendek Penis'/><author><name>Cgy n Ddy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12990039080465338593</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_vk1879crH_Y/TG3rMclnYeI/AAAAAAAAAAk/bzSKwDql2hA/S220/022.png'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5597446061339252340.post-2373600040872287127</id><published>2010-08-20T17:41:00.000+07:00</published><updated>2010-08-20T17:41:53.088+07:00</updated><title type='text'>Kisah Cinta yang Menyedihkan di Twitter</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vk1879crH_Y/TG5bxQOPvdI/AAAAAAAAABM/TkCrpyb3ljI/s1600/twitter-logo.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_vk1879crH_Y/TG5bxQOPvdI/AAAAAAAAABM/TkCrpyb3ljI/s200/twitter-logo.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Cerita Cinta yang menyedihkan dari twitter...&lt;br /&gt;Cowo ini (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Id twitternya @raassaa&lt;/span&gt;)  rela meninggalkan dunia karena memendam perasaan cinta dan tidak bisa  mengungkapkan isi hatinya kepada sang pujaan yang dikenalnya lewat  twitter...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya  gini gan, mereka berkenalan lewat twitter, dan sering berbalas tweet di  twitter, perkenalan mereka berlanjut ke YM, BBM, dan Telpon.&lt;br /&gt;Seiring waktu berlalu, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;@Raassaa&lt;/span&gt; mulai mulai tumbuh benih-benih cinta, dan tweetnya sering berisi kata-kata tentang cinta...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat, melalui Facebook, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;@Raassaa&lt;/span&gt; mengetahui kalo pujaan hatinya telah mempunyai kekasih, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;@Raassaa&lt;/span&gt; melihat status si cewe "In Relationship with"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;@Raassaa&lt;/span&gt; berniat menemui pujaan hatinya. Kemudian mereka bertemu, namun &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;@Raassaa&lt;/span&gt; tidak dapat mengungkapkan isi hatinya dan hanya bisa memendamnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan gw follow twitternya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;@Raassaa&lt;/span&gt;, jadi gw tau apa aja yg diposting &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;@Raassaa&lt;/span&gt;. Dan belum lama gw baca postingan terakhir &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;@Raassaa&lt;/span&gt;:&lt;/div&gt;&lt;blockquote style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-style: italic;"&gt;bye beb... it's my last tweet, nice to know u. In the end of my life, i can only give u a song, heres the song &lt;a href="http://bit.ly/6IZ2KK"&gt;http://bit.ly/6IZ2KK&lt;/a&gt; I LOVE U&lt;img alt="http://i46.tinypic.com/3443v5v.jpg" src="http://i46.tinypic.com/3443v5v.jpg" style="height: 297px; width: 471px;" /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;dan gak lama setelah itu gw dapet sms dari temen gw, klo &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;@Raassaa&lt;/span&gt; udah gak ada... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw download lagunya, trus gw dengerin... asli, gw merinding gan...&lt;br /&gt;coba aja denger sendiri gan... &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;ini linknya &lt;a href="http://bit.ly/6IZ2KK"&gt;http://bit.ly/6IZ2KK&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gosipnya dia nulis lagu itu pas dalam perjalanan pulang setelah bertemu pujaan hatinya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;poor  him... mungkin dia memilih mati daripada hidup terbelenggu cinta,  kira-kira gitu sih cerita yg bisa gw simpulin dari  postingan-postingannya dia di twitter... sayang skrg udah pada di del  postingan dia, hanya tinggal postingan dia yang terakhir...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://twitter.com/Raassaa"&gt;link twitternya @Raassaa&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;UPDATE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;info terakhir yang gw dapet @Raassaa meninggal karena tenggelam, gw gak tau tenggelam dimana gan... &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5597446061339252340-2373600040872287127?l=itsblove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://itsblove.blogspot.com/feeds/2373600040872287127/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5597446061339252340&amp;postID=2373600040872287127&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5597446061339252340/posts/default/2373600040872287127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5597446061339252340/posts/default/2373600040872287127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://itsblove.blogspot.com/2010/08/kisah-cinta-yang-menyedihkan-di-twitter.html' title='Kisah Cinta yang Menyedihkan di Twitter'/><author><name>Cgy n Ddy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12990039080465338593</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_vk1879crH_Y/TG3rMclnYeI/AAAAAAAAAAk/bzSKwDql2hA/S220/022.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vk1879crH_Y/TG5bxQOPvdI/AAAAAAAAABM/TkCrpyb3ljI/s72-c/twitter-logo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5597446061339252340.post-9221455760983038456</id><published>2010-08-20T09:31:00.001+07:00</published><updated>2010-08-20T09:45:36.416+07:00</updated><title type='text'>Aku Ingin Mencintaimu Dengan Sederhana</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vk1879crH_Y/TG3sKSNNOYI/AAAAAAAAABE/s-zNYzruw8g/s1600/jatuh-cinta.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_vk1879crH_Y/TG3sKSNNOYI/AAAAAAAAABE/s-zNYzruw8g/s200/jatuh-cinta.jpg" width="191" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Aku  memandang kalender yang terletak di meja dengan kesal. Sabtu, 30 Maret  2002, hari ulang tahun perkawinan kami yang ketiga. Dan untuk ketiga  kalinya pula Aa’ lupa. Ulang tahun pertama, Aa’ lupa karena harus rapat  dengan direksi untuk menyelesaikan beberapa masalah keuangan perusahaan.  Sebagai Direktur keuangan, Aa’ memang berkewajiban menyelesaikan  masalah tersebut. Baiklah, aku maklum. Persoalan saat itu memang lumayan  pelik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ulang  tahun kedua, Aa’ harus keluar kota untuk melakukan presentasi.  Kesibukannya membuatnya lupa. Dan setelah minta maaf, waktu aku  menyatakan kekesalanku, dengan kalem ia menyahut,” Dik, toh aku sudah  membuktikan cintaku sepanjang tahun. Hari itu tidak dirayakan kan tidak  apa-apa. Cinta kan tidak butuh upacara…”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sekarang, &lt;span id="more-22"&gt;&lt;/span&gt;pagi-pagi  ia sudah pamit ke kantor karena harus menyiapkan beberapa dokumen  rapat. Ia pamit saat aku berada di kamar mandi. Aku memang sengaja tidak  mengingatkannya tentang ulang tahun perkawinan kami. Aku ingin  mengujinya, apakah ia ingat atau tidak kali ini. Nyatanya? Aku menarik  napas panjang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Heran,  apa sih susahnya mengingat hari ulang tahun perkawinan sendiri? Aku  mendengus kesal. Aa’ memang berbeda dengan aku. Ia kalem dan tidak  ekspresif, apalagi romantis. Maka, tidak pernah ada bunga pada  momen-momen istimewa atau puisi yang dituliskan di selembar kertas merah  muda seperti yang sering kubayangkan saat sebelum aku menikah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sedangkan  aku, ekspresif dan romantis. Aku selalu memberinya hadiah dengan  kata-kata manis setiap hari ulang tahunnya. Aku juga tidak lupa  mengucapkan berpuluh kali kata I love you setiap minggu. Mengirim  pesan, bahkan puisi lewat sms saat ia keluar kota. Pokoknya, bagiku  cinta harus diekspresikan dengan jelas. Karena kejelasan juga bagian  dari cinta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Aku tahu, kalau aku mencintai Aa’, aku harus menerimanya apa adanya. Tetapi,  masak sih orang tidak mau berubah dan belajar? Bukankah aku sudah  mengajarinya untuk bersikap lebih romantis? Ah, pokoknya aku kesal  titik. Dan semua menjadi tidak menyenangkan bagiku. Aku uring-uringan.  Aa’ jadi benar-benar menyebalkan di mataku. Aku mulai menghitung-hitung  waktu dan perhatian yang diberikannya kepadaku dalam tiga tahun  perkawinan kami. Tidak ada akhir minggu yang santai. Jarang sekali kami  sempat pergi berdua untuk makan malam di luar. Waktu luang biasanya  dihabiskannya untuk tidur sepanjang hari. Jadilah aku &lt;i&gt;manyun&lt;/i&gt; sendiri hampir setiap hari minggu dan cuma bisa memandangnya mendengkur dengan manis di tempat tidur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Rasa  kesalku semakin menjadi. Apalagi, hubungan kami seminggu ini memang  sedang tidak baik. Kami berdua sama-sama letih. Pekerjaan yang bertumpuk  di tempat tugas kami masing-masing membuat kami bertemu di rumah dalam  keadaan sama-sama letih dan mudah tersinggung satu sama lain. Jadilah,  beberapa kali kami bertengkar minggu ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebenarnya,  hari ini aku sudah mengosongkan semua jadual kegiatanku. Aku ingin  berdua saja dengannya hari ini dan melakukan berbagai hal menyenangkan.  Mestinya, Sabtu ini ia libur. Tetapi, begitulah Aa’. Sulit sekali  baginya meninggalkan pekerjaannya, bahkan pada akhir pekan seperti ini.  Mungkin, karena kami belum mempunyai anak. Sehingga ia tidak merasa  perlu untuk meluangkan waktu pada akhir pekan seperti ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;”Hen,  kamu yakin mau menerima lamaran A’ Ridwan?” Diah sahabatku menatapku  heran. ”Kakakku itu enggak romantis, lho. Tidak seperti suami romantis  yang sering kau bayangkan. Dia itu tipe laki-laki serius yang hobinya  bekerja keras. Baik sih, soleh, setia… Tapi enggak humoris. Pokoknya,  hidup sama dia itu datar. Rutin dan membosankan. Isinya cuma kerja,  kerja dan kerja…” Diah menyambung panjang lebar. Aku cuma senyum-senyum  saja saat itu. Aa’ memang menanyakan kesediaanku untuk menerima  lamaranku lewat Diah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;”Kamu  kok gitu, sih? Enggak senang ya kalau aku jadi kakak iparmu?” tanyaku  sambil cemberut. Diah tertawa melihatku. ”Yah, yang seperti ini &lt;i&gt;mah&lt;/i&gt; tidak akan dilayani. Paling ditinggal pergi sama A’ Ridwan.” Diah tertawa geli. ”Kamu belum tahu kakakku, sih!” Tetapi,  apapun kata Diah, aku telah bertekad untuk menerima lamaran Aa’. Aku  yakin kami bisa saling menyesuaikan diri. Toh ia laki-laki yang baik.  Itu sudah lebih dari cukup buatku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Minggu-minggu  pertama setelah perkawinan kami tidak banyak masalah berarti. Seperti  layaknya pengantin baru, Aa’ berusaha romantis. Dan aku senang. Tetapi,  semua berakhir saat masa cutinya berakhir. Ia segera berkutat dengan  segala kesibukannya, tujuh hari dalam seminggu. Hampir tidak ada waktu  yang tersisa untukku. Ceritaku yang antusias sering hanya ditanggapinya  dengan &lt;i&gt;ehm, oh, begitu ya…&lt;/i&gt; Itupun sambil terkantuk-kantuk  memeluk guling. Dan, aku yang telah berjam-jam menunggunya untuk  bercerita lantas kehilangan selera untuk melanjutkan cerita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Begitulah… aku berusaha mengerti dan menerimanya. Tetapi pagi ini, kekesalanku kepadanya benar-benar mencapai puncaknya. &lt;i&gt;Aku izin ke rumah ibu&lt;/i&gt;. Kukirim sms singkat kepadanya. Kutunggu. Satu jam kemudian baru kuterima jawabannya. &lt;i&gt;Maaf, aku sedang rapat. Hati-hati. Salam untuk Ibu&lt;/i&gt;.  Tuh, kan. Lihat. Bahkan ia membutuhkan waktu satu jam untuk membalas  smsku. Rapat, presentasi, laporan keuangan, itulah saingan yang merebut  perhatian suamiku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Aku  langsung masuk ke bekas kamarku yang sekarang ditempati Riri adikku.  Kuhempaskan tubuhku dengan kesal. Aku baru saja akan memejamkan mataku  saat samar-samar kudengar Ibu mengetuk pintu. Aku bangkit dengan malas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;”Kenapa  Hen? Ada masalah dengan Ridwan?” Ibu membuka percakapan tanpa  basa-basi. Aku mengangguk. Ibu memang tidak pernah bisa dibohongi. Ia  selalu berhasil menebak dengan jitu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Walau  awalnya tersendat, akhirnya aku bercerita juga kepada Ibu. Mataku  berkaca-kaca. Aku menumpahkan kekesalanku kepada Ibu. Ibu tersenyum  mendengar ceritaku. Ia mengusap rambutku. ”Hen, mungkin semua ini salah  Ibu dan Bapak yang terlalu memanjakan kamu. Sehingga kamu menjadi  terganggu dengan sikap suamimu. Cobalah, Hen pikirkan baik-baik. Apa  kekurangan Ridwan? Ia suami yang baik. Setia, jujur dan pekerja keras.  Ridwan itu tidak pernah kasar sama kamu, rajin ibadah. Ia juga baik dan  hormat kepada Ibu dan Bapak. Tidak semua suami seperti dia, Hen. Banyak  orang yang dizholimi suaminya. Na’udzubillah!” Kata Ibu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Aku  terdiam. Yah, betul sih apa yang dikatakan Ibu. ”Tapi Bu, dia itu  keterlaluan sekali. Masak Ulang tahun perkawinan sendiri tiga kali lupa.  Lagi pula, dia itu sama sekali tidak punya waktu buat aku. Aku kan  istrinya, bu. Bukan cuma bagian dari perabot rumah tangga yang hanya  perlu ditengok sekali-sekali.” Aku masih kesal. Walaupun dalam hati aku  membenarkan apa yang diucapkan Ibu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ya,  selain sifat kurang romantisnya, sebenarnya apa kekurangan Aa’? Hampir  tidak ada. Sebenarnya, ia berusaha sekuat tenaga untuk membahagiakanku  dengan caranya sendiri. Ia selalu mendorongku untuk menambah ilmu dan  memperluas wawasanku. Ia juga selalu menyemangatiku untuk lebih rajin  beribadah dan selalu berbaik sangka kepada orang lain. Soal kesetiaan?  Tidak diragukan. Diah satu kantor dengannya. Dan ia selalu bercerita  denganku bagaimana Aa’ bersikap terhadap rekan-rekan wanitanya di  kantor. Aa’ tidak pernah meladeni ajakan Anita yang tidak juga bosan  menggoda dan mengajaknya kencan. Padahal kalau mau, dengan penampilannya  yang selalu rapi dan &lt;i&gt;cool&lt;/i&gt; seperti itu, tidak sulit buatnya menarik perhatian lawan jenis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;”Hen,  kalau kamu merasa uring-uringan seperti itu, sebenarnya bukan Ridwan  yang bermasalah. Persoalannya hanya satu, kamu kehilangan rasa syukur…”  Ibu berkata tenang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Aku  memandang Ibu. Perkataan Ibu benar-benar menohokku. Ya, Ibu benar. Aku  kehilangan rasa syukur. Bukankah baru dua minggu yang lalu aku membujuk  Ranti, salah seorang sahabatku yang stres karena suaminya berselingkuh  dengan wanita lain dan sangat kasar kepadanya? Bukankah aku yang  mengajaknya ke dokter untuk mengobati memar yang ada di beberapa bagian  tubuhnya karena dipukuli suaminya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pelan-pelan,  rasa bersalah timbul dalam hatiku. Kalau memang aku ingin menghabiskan  waktu dengannya hari ini, mengapa aku tidak mengatakannya jauh-jauh hari  agar ia dapat mengatur jadualnya? Bukankah aku bisa mengingatkannya  dengan manis bahwa aku ingin pergi dengannya berdua saja hari ini.  Mengapa aku tidak mencoba mengatakan kepadanya, bahwa aku ingin ia  bersikap lebih romantis? Bahwa aku merasa tersisih karena kesibukannya?  Bahwa aku sebenarnya takut tidak lagi dicintai?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Aku  segera pamit kepada Ibu. Aku bergegas pulang untuk membereskan rumah  dan menyiapkan makan malam yang romantis di rumah. Aku tidak  memberitahunya. Aku ingin membuat kejutan untuknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Makan  malam sudah siap. Aku menyiapkan masakan kegemaran Aa’ lengkap dengan  rangkaian mawar merah di meja makan. Jam tujuh malam, Aa’ belum pulang.  Aku menunggu dengan sabar. Jam sembilan malam, aku hanya menerima  smsnya. &lt;i&gt;Maaf aku terlambat pulang. Tugasku belum selesai&lt;/i&gt;. Makanan di meja sudah dingin. Mataku sudah berat, tetapi aku tetap menunggunya di ruang tamu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Aku  terbangun dengan kaget. Ya Allah, aku tertidur. Kulirik jam dinding,  jam 11 malam. Aku bangkit. Seikat mawar merah tergeletak di meja. Di  sebelahnya, tergeletak kartu ucapan dan kotak perhiasan mungil. Aa’  tertidur pulas di karpet. Ia belum membuka dasi dan kaos kakinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kuambil kartu ucapan itu dan kubuka. Sebait puisi membuatku tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Aku ingin mencintaimu dengan sederhana&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Lewat kata yang tak sempat disampaikan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Awan kepada air yang menjadikannya tiada&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Aku ingin mencintaimu dengan sederhana&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dengan kata yang tak sempat diucapkan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kayu kepada api yang menjadikannya abu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Penulis : Inayati&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sumber : &lt;/span&gt;&lt;i&gt;Majalah Ummi, edisi 12/XIII/2002&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5597446061339252340-9221455760983038456?l=itsblove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://itsblove.blogspot.com/feeds/9221455760983038456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5597446061339252340&amp;postID=9221455760983038456&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5597446061339252340/posts/default/9221455760983038456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5597446061339252340/posts/default/9221455760983038456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://itsblove.blogspot.com/2010/08/aku-memandang-kalender-yang-terletak-di.html' title='Aku Ingin Mencintaimu Dengan Sederhana'/><author><name>Cgy n Ddy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12990039080465338593</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_vk1879crH_Y/TG3rMclnYeI/AAAAAAAAAAk/bzSKwDql2hA/S220/022.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vk1879crH_Y/TG3sKSNNOYI/AAAAAAAAABE/s-zNYzruw8g/s72-c/jatuh-cinta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5597446061339252340.post-9195316305652311776</id><published>2010-08-20T01:25:00.000+07:00</published><updated>2010-08-20T07:37:43.029+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ngabuburit'/><title type='text'>Ngabuburit @ Merdeka Building</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vk1879crH_Y/TG1zqNK16ZI/AAAAAAAAAAM/B2bzriGgkj0/s1600/40380_1299570624137_1676572327_600239_2032574_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/_vk1879crH_Y/TG1zqNK16ZI/AAAAAAAAAAM/B2bzriGgkj0/s200/40380_1299570624137_1676572327_600239_2032574_n.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ngabuburit, sebuah kata yang diadaptasi dari bahasa sunda yang artinya menunggu saat berbuka dengan bermain. Ada banyak cara orang² melakukan ngabuburit, ada yang jalan² ada yang bermain game baik itu menggunakan console seperti playstation, xbox dll, ataupun permainan tradisional seperti congklak, bola bekel dll.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tapi kami memilih untuk ngabuburit dengan cara bejalan², dan tempat yang dituju ada Jalan Asia-Afrika Bandung, disana kami menemui suatu tempat yang sangat terkenal di seluruh dunia, yaiu Gedung Merdeka. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada saat itu bangunan ini bernama &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Soci%C3%ABteit_Concordia&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Sociëteit Concordia (halaman belum tersedia)"&gt;Sociëteit Concordia&lt;/a&gt;  dipergunakan sebagai tempat rekreasi oleh sekelompok masyarakat Belanda  yang berdomisili di kota Bandung dan sekitarnya. Mereka adalah para  pegawai perkebunan, perwira, pembesar, pengusaha, dan kalangan lain yang  cukup kaya. Pada hari libur, terutama malam hari, gedung ini dipenuhi  oleh mereka untuk menonton pertunjukan kesenian, makan malam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada masa pendudukan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jepang" title="Jepang"&gt;Jepang&lt;/a&gt; gedung ini dinamakan Dai Toa Kaman dengan fungsinya sebagai pusat kebudayaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada masa proklamasi kemerdekaan &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Republik_Indonesia" title="Republik Indonesia"&gt;Republik Indonesia&lt;/a&gt; pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/17_Agustus" title="17 Agustus"&gt;17 Agustus&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945" title="1945"&gt;1945&lt;/a&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;gedung ini digunakan sebagai markas pemuda Indonesia guna menghadapi  tentara Jepang yang pada waktu itu enggan menyerahkan kekuasaannya  kepada Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Setelah pemerintahan Indonesia mulai terbentuk (1946 - 1950) yang  ditandai oleh adanya pemerintahan Haminte Bandung, Negara Pasundan, dan  Recomba Jawa Barat, Gedung Concordia dipergunakan lagi sebagai gedung  pertemuan umum. disini biasa diselenggarakan pertunjukan kesenian,  pesta, restoran, dan pertemuan umum lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dengan keputusan pemerintah &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Republik_Indonesia" title="Republik Indonesia"&gt;Republik Indonesia&lt;/a&gt;  (1954) yang menetapkan Kota Bandung sebagai tempat Konferensi Asia  Afrika, maka Gedung Concordia terpilih sebagai tempat konferensi  tersebut. Pada saat itu Gedung Concordia adalah gedung tempat pertemuan  yang paling besar dan paling megah di Kota &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bandung" title="Bandung"&gt;Bandung&lt;/a&gt; . Dan lokasi nya pun sangat strategis di tengah-tengah Kota Bandung serta dan dekat dengan hotel terbaik di kota ini, yaitu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hotel_Savoy_Homann" title="Hotel Savoy Homann"&gt;Hotel Savoy Homann&lt;/a&gt; dan &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hotel_Preanger" title="Hotel Preanger"&gt;Hotel Preanger&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dan mulai awal tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1955" title="1955"&gt;1955&lt;/a&gt;  Gedung ini dipugar dan disesuaikan kebutuhannya sebagai tempat  konferensi bertaraf International, dan pembangunannya ditangani oleh  Jawatan Pekerjaan Umum Propinsi Jawa Barat yang dimpimpin oleh Ir. R.  Srigati Santoso, dan pelaksana pemugarannya adalah&amp;nbsp;: 1) Biro Ksatria, di  bawah pimpinan R. Machdar Prawiradilaga 2) PT. Alico, di bawah pimpinan  M.J. Ali 3) PT. AIA, di bawah pimpinan R.M. Madyono&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Setelah terbentuk Konstituante &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Republik_Indonesia" title="Republik Indonesia"&gt;Republik Indonesia&lt;/a&gt;  sebagai hasil pemilihan umum tahun 1955, Gedung Merdeka dijadikan  sebagai Gedung Konstituante. Karena Konstituante dipandang gagal dalam  melaksanakan tugas utamanya, yaitu menetapkan dasar negara dan  undang-undang dasar negara, maka Konstituante itu dibubarkan oleh &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dekrit_Presiden" title="Dekrit Presiden"&gt;Dekrit Presiden&lt;/a&gt; tanggal &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=5_Juli_1959&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="5 Juli 1959 (halaman belum tersedia)"&gt;5 Juli 1959&lt;/a&gt;. Selanjutnya, Gedung Merdeka dijadikan tempat kegiatan Badan Perancang Nasional dan kemudian menjadi Gedung &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Majelis_Permusyawaratan_Rakyat_Sementara" title="Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara"&gt;Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara&lt;/a&gt;  (MPRS) yang terbentuk tahun 1960. Meskipun fungsi Gedung Merdeka  berubah-ubah dari waktu ke waktu sejalan dengan perubahan yang dialami  dalam perjuangan mempertahankan, menata, dan mengisi kemerdekaan  Republik Indonesia , nama Gedung Merdeka tetap terpancang pada bagian  muka gedung tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1965" title="1965"&gt;1965&lt;/a&gt;  di Gedung Merdeka dilangsungkan Konferensi Islam Asia Afrika. Pada  tahun 1971 kegiatan MPRS di Gedung Merdeka seluruhnya dialihkan ke &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jakarta" title="Jakarta"&gt;Jakarta&lt;/a&gt; . Setelah meletus pemberontakan &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=G30S/_PKI&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="G30S/ PKI (halaman belum tersedia)"&gt;G30S/ PKI&lt;/a&gt;, Gedung Merdeka dikuasai oleh instansi militer dan sebagian dari gedung tersebut dijadikan sebagai tempat tahanan politik &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=G30S/_PKI&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="G30S/ PKI (halaman belum tersedia)"&gt;G30S/ PKI&lt;/a&gt;. Pada bulan Juli &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1966" title="1966"&gt;1966&lt;/a&gt;, pemeliharaan Gedung Merdeka diserahkan oleh pemerintah pusat kepada Pemerintah Daerah Tingkat I Propinsi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Barat" title="Jawa Barat"&gt;Jawa Barat&lt;/a&gt;,  yang selanjutnya oleh Pemerintah Daerah Tingkat I Propinsi Jawa Barat  diserahkan lagi pelaksanaannya kepada Pemerintah Daerah Tingkat II  Kotamadya Bandung. Tiga tahun kemudian, tanggal 6 Juli &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1968" title="1968"&gt;1968&lt;/a&gt;, pimpinan &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/MPRS" title="MPRS"&gt;MPRS&lt;/a&gt;  di Jakarta mengubah surat keputusan mengenai Gedung Merdeka (bekas  Gedung MPRS) dengan ketentuan bahwa yang diserahkan adalah bangunan  induknya, sedangkan bangunan-bangunan lainnya yang terletak di bagian  belakang Gedung Merdeka masih tetap menjadi tanggung jawab MPRS.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada Maret 1980 Gedung ini kembali dipercayakan menjadi tempat  peringatan Konferensi Asia Afrika yang ke-25. Pada puncak peringatannya  diresmikan &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Museum_Konferensi_Asia_Afrika&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Museum Konferensi Asia Afrika (halaman belum tersedia)"&gt;Museum Konferensi Asia Afrika&lt;/a&gt; oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soeharto" title="Soeharto"&gt;Soeharto&lt;/a&gt;, Presiden &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Republik_Indonesia" title="Republik Indonesia"&gt;Republik Indonesia&lt;/a&gt; kedua.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Wah wah..jadi bercerita tentang sejarah gedung nih, hehe.. ya walaupun sejarahnya saya ambil dari wikipedia tapi mudah²an bisa bermanfaat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5597446061339252340-9195316305652311776?l=itsblove.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://itsblove.blogspot.com/feeds/9195316305652311776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5597446061339252340&amp;postID=9195316305652311776&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5597446061339252340/posts/default/9195316305652311776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5597446061339252340/posts/default/9195316305652311776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://itsblove.blogspot.com/2010/08/ngabuburit-merdeka-building.html' title='Ngabuburit @ Merdeka Building'/><author><name>Cgy n Ddy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12990039080465338593</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_vk1879crH_Y/TG3rMclnYeI/AAAAAAAAAAk/bzSKwDql2hA/S220/022.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vk1879crH_Y/TG1zqNK16ZI/AAAAAAAAAAM/B2bzriGgkj0/s72-c/40380_1299570624137_1676572327_600239_2032574_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
